Batu Cat Eye

01.04 cincintunangan 0 Comments


Batu mata kucing (cat’s eye), tergolong batu peringkat ketiga dibawah zambrut Colombia dan berlian, namun dalam pengembangan di pasar International, batu mata kucing cellone, menduduki peringkat pertama dalam bursa penjualan batu mulai terlaris.
Asal-usul batu mata kucing terjadi atas pembekuan zat asam yang terlahir dari sifat air dan mengandung sulfur perekat tertinggi selama ribuan tahun lamanya. Batu ini disebut juga ametis cristal terkuat yang mengandung 8 mohs kadar kekerasan batu dengan bentuk urat air mengalir.

0 komentar:

Batu Sintetis dan Batu Imitasi

00.39 cincintunangan 0 Comments



Batu Sintetis
Batu Sintetis adalah duplikat atau tiruan dari batu natural (alam) dengan meniru komposisi kimia batuan hasil proses alam tersebut, bahkan tingkat kekerasannya dibuat persis sedemikian rupa, perbedaannya adalah proses pembuatannya. Batu Natural dibuat oleh alam dengan waktu yang sangat lama hingga jutaan atau ratusan juta tahun sedangkan batu sintetis dibuat oleh manusia di laboratorium dalam waktu yang relatif singkat. Mengapa laboratorium repot-repot membuat permata sintetis dan imitasi? jawabannya sederhana saja, batu alam (natural) adalah sesuatu yang sulit ditemukan, jarang, langka dan murni alam yang membentuknya selama jutaan tahun dan bisa punah dari alam, oleh sebab itu nilainya menjadi mahal, suatu hal yang wajar. 

Contoh nama-nama batu sintetis :

  • Natural Sapphire >< King Sapphire
  • Natural Ruby >< Merah Siam, American Star
  • Natural Emerald >< Green Emerald
  • Natural Diamond >< Cubic Zirconia, Moissanite


Batu Imitasi
Batu Imitasi berbeda sama sekali dengan yang asli (natural), batu ini hanya tiruan saja, misalnya meniru warnanya. Kadang-kadang juga terbuat dari plastik atau kaca.

Gemstones berikut sudah umum dapat dibuat secara synthethic:
Alexandrite-Amethyst-Diamond-Emerald-Opal-Ruby-Sapphire-Spinel

Beberapa Nama Pasaran Batu Sintetis (man-made, buatan) yang beredar di Indonesia:
  • King Safir Safir Chatam
  • King Topaz American Star
  • Merah Siam Cubic Zirconia
  • Zamrud Chatam Opal Jepang
  • Ruby Chatam Zamrud Byron

0 komentar:

Khitbah dan Tunangan

00.06 cincintunangan 0 Comments

Istilah tunangan sudah lama dikenal oleh masyarakat. Namun di dalam agama Islam tidak mengajarkan umatnya untuk bertunangan, tapi meminang atau khitbah karena tunangan adalah budaya atau tradisi orang barat. 
Berikut ini perbedaan antara tunangan dengan khitbah yaitu:
Khitbah adalah ajuan lamaran dari pihak calon suami kepada wali calon istri yang intinya mengajak untuk berumah tangga. Khitbah itu sendiri masih harus dijawab iya atau tidak. Bila telah dijawab ia, maka jadilah wanita tersebut sebagai ‘makhthubah’, atau wanita yang telah resmi dilamar. Secara hukum dia tidak diperkenankan untuk menerima lamaran dari orang lain. Namun hubungan kedua calon itu sendiri tetap sebagai orang asing yang diharamkan berduaan, berkhalwat atau hal-hal yang sejenisnya. Dalam Islam tidak dikenal istilah setengah halal lantaran sudah dikhitbah.
Pertunangan terjadi antara sepasang calon pengantin dan dianggap sudah setengah dari menikah.  Sehingga seakan ada hukum tidak tertulis bahwa yang sudah bertunangan itu boleh berduaan, berkhalwat berduaan, naik motor berboncengan, makan, jalan-jalan, nonton dan bahkan sampai menginap.


0 komentar:

Masalah Yang Biasa Terjadi Pada Pernikahan Jarak Jauh

21.31 cincintunangan 0 Comments

Sekarang ini banyak pasangan yang sudah menikah harus tinggal berjauhan dikarenakan pekerjaan atau studi yang sedang dijalani oleh kedua pasangan yang menuntut mereka untuk tinggal berjauhan  Terkadang ini menjadi masalah bahkan akhirnya menyerah. Berikut ini masalah yang sering terjadi pada pernikahan jarak jauh.
Kurangnya komunikasi
Dapat bertemu langsung adalah masalah utama bagi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Akibatnya mereka memaksimalkan semua alat komunikasi alternatif khususnya alat elektronik  yang ada sehingga pada akhinya komunikasi melalui alat elektronik ini menjadi kebiasaan. Sayangnya komunikasi macam ini tidak benar-benar memuaskan kedua belah pihak. Interaksi satu sama lain terasa seperti dibatasi. Padahal dalam setiap hubungan terutama pernikahan, sentuhan, perasaan terhubung dan kehadiran pasangan adalah hal yang penting.
Kurangnya kepercayaan
Banyak pernikahan jarak jauh yang akhirnya berakhir karena rasa curiga dan cemburu. Hal ini biasanya terjadi pada pasangan yang belum siap menjalaninya.
Memiliki kehidupan yang berbeda
Tinggal di kota atau negara yang berbeda akan membuat Anda dan pasangan memiliki kehidupan yang berbeda. Misalnya saja, pasangan Anda dimutasi keluar kota, tentu saja ia akan beradaptasi dengan kehidupan di daerahnya. Sementara Anda tetap menjalani hidup di kota besar. Lambat laun, kebiasaan Anda dan dia tidak akan sama seperti dahulu kala dan tak jarang hal ini menjadi konflik.
Rentan perselingkuhan
Pernikahan jarak jauh cenderung lebih banyak alami cobaan terutama, perselingkuhan. Pada awalnya mungkin Anda dan pasangan bisa menahannya. Namun ketika rasa kesepian terus-menerus datang, dan wanita atau pria menarik muncul di saat yang tidak diharapkan maka perselingkuhan bukanlah hal yang tak mungkin.
Ekspektasi yang berbeda
Apa yang Anda dan pasangan pikir mengenai pernikahan jarak jauh bisa jadi tidak sama saat harus menentukan kebahagiaan dan keberhasilan hubungan tersebut. Hubungan jarak jauh dapat berarti hal yang berbeda untuk orang yang berbeda. Bagi Anda hubungan ini adalah ‘tragedi’ sedangkan bagi dia adalah ‘liburan jangka panjang’. Jika pasangan tidak saling membagi harapan sebelum berpisah, bisa jadi hal ini terus menjadi konflik.
Masalah anak
Perkawinan jarak jauh juga memunculkan masalah dari urusan anak. Jika sudah punya anak, suami harusnya sadar bahwa beban istri akan lebih berat karena harus mengurus anak sendirian. Sebaliknya jika belum memiliki anak, memutuskan kapan punya anak atau anak ikut ibu atau ayah merupakan topik yang paling membuat stress.
Biaya yang dikeluarkan
Bagi pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh, kebersamaan berarti biaya tiket pesawat atau kereta dan juga biaya hotel. Belum lagi, tagihan telepon, biaya pengiriman paket, serta biaya internet agar bisa tetap berkomunikasi setiap saat. Pernikahan jarak jauh membutuhkan biaya yang sangat mahal.

0 komentar:

Mutiara Hitam

00.02 cincintunangan 0 Comments

Mutiara hitam biasanya dikenal sebagai mutiara hitam tahiti, adalah mutiara yang sangat berharga karena kelangkaannya, didalam proses budidayanya, mutiara hitam Tahiti hanya bisa ditanamkan satu buah nucleus, sedangkan mutiara air tawar dapat ditanamkan banyak nucleus sekaligus didalam satu buah tubuh kerang. Di zaman dahulu mutiara hitam sangat langka dikarenakan kerang mutiara putih sangat jarang membentuk mutiara hitam, sedangkan kerang mutiara hitam Tahiti ini sangat jarang bisa ditemukan mutiara hitam didalamnya.

http://cincindepok.com

0 komentar:

Pernikahan atau Perkawinan ?

20.42 cincintunangan 0 Comments


Secara umum nikah lebih diartikan kepada hal-hal yang positif dan kawin lebih kental dengan hal negatif. Penggunaan kata nikah pun dimaknai lebih halus daripada kata kawin. Sebelum berpikir lebih jauh lebih baik kita tinjau terlebih dahulu melalui keterangan berikut ini.


Secara Etimologi menurut Wikipedia :
Perkawinan adalah kata benda turunan dari kata kerja dasar kawin; kata itu berasal dari kata jawa kuno ka-awin atau ka-ahwin yang berarti dibawa, dipikul, dan diboyong; kata ini adalah bentuk pasif dari kata jawa kuno awin atau ahwin; selanjutnya kata itu berasal dari kata vini dalam Bahasa Sanskerta.
Pernikahan adalah bentukan kata benda dari kata dasar nikah; kata itu berasal dari bahasa Arab yaitu kata nikkah (bahasa Arab: النكاح ) yang berarti perjanjian perkawinan; berikutnya kata itu berasal dari kata lain dalam bahasa Arab yaitu kata nikah (bahasa Arab: نكاح) yang berarti persetubuhan.
Menurut KBBI Online (Kamus Besar Bahasa Indonesia Online) :
Kawin adalah membentuk keluarga dengan lawan jenis; bersuami atau beristri; menikah.
Nikah adalah ikatan (akad) perkawinan yg dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Bisa dilihat dari keduanya sama-sama saling bertukar istilah.
Jadi pada dasarnya perbedaan nikah dan kawin itu hanya berbeda asal bahasa saja tetapi satu makna. Sampai saat ini dalam hukum positif Indonesia tidak ada istilah Undang-Undang Pernikahan, yang ada Undang-Undang Perkawinan yaitu UU Nomor 1 Tahun 1974. Selain itu tidak ada istilah mas nikah, adanya mas kawin. Pada lingkungan formal pun kedua kata itu juga dipakai dan dimaknai sama. Misalkan pada catatan di Kantor Catatan Sipil tertulis Akta Perkawinan tetapi dalam catatan KUA menggunakan istilah Buku Nikah dan keduanya sah secara hukum positif Indonesia.

0 komentar: